Guardiola Memerlukan Waktu Untuk Membuktikan Ide Main

http://dewabola888.com/

Dewabola888.com – Pep Guardiola punya pemikiran terhadapa permainannya sendiri. Tapi, bukan berarti filosofo mainnya itu akan terus tertanam di Manchester City. Filosofi Pepmasih butuh waktu.

Pep memulakan langkahnya di Premier League bersama Man City dengan baik. Bertanding di kandang sendiri, Stadium Etihad, Sabtu (13/8/2016), Man City menang 2-1 ke atas Sunderland ‘The Blackcats’.

The Citizens tampil dominan pada laga tersebut. Mereka berulang kali untuk menghancurkan pertahanan The Black Cats. Tetapi, dua gol pada perlawanan tersebut lahir melalui titik putih dan sebuah gol bunuh diri. Patut diperhatikan juga bahwa gol bunuh diri itu lahir bermula dari serangan City melalui sisi sayap.

Penjaga gol City, Willy Caballero, menyebut bahwa pemain-pemain Man City masih memerlukan masa untuk membiasakan diri dengan filosofi Pep Guardiola. Salah satunya dengan keinginan Guardiola untuk memulakan serangan dari barisan belakang.

Kerana keinginan untuk memulakan serangan dari belakang itulah Pep Guardiola membeli John Stones, seorang ball-playing defender, dan meletakkan Aleksandar Kolarov, seorang bek kiri yang punya ketepatan operan bagus, sebagai bek tengah.

Tetapi, tetap saja ada beberapa yang error. Kerana sering ingin judi bola memulakan serangan dari bawah, bola pun kerap kali dikembalikan ke belakang. Caballero, yang kerap menerima backpass dari rakannya, juga harus mampu mengedarkan bola dengan baik ke depan. Pada perlawanan menentang Sunderland, ada satu detik di mana Aleksandar salah mengoper kepada kepada pemain tengah Sunderland, Duncan Watmore.

Kadang-kadang, kami harus mengambil risiko dengan memberikan bola ke belakang dan operan pertama dari saya sungguh susah. Sebab, mereka boleh saja menjaringkan gol, ujar Aleksandar Caballero seperti dilansir Soccerway.

Tapi, selepas, kami bermain lebih baik dengan memulakan serangan dari barisan belakang dan kami mula bermain seperti yang diinginkan bos. Tapi, kami tetap butuh minit bermain bersama lebih banyak.

Stones juga sempat membuat kesalahan. Pada gol penyama kedudukan ‘Blackcats’, yang dicetak oleh Jermain Defoe, Stones terlalu cepat meninggalkan posnya untuk memburu bola yang berada di kaki lawan. Mengingat kembali, ada lobang di dalam kotak penalti City.

Walaupun begitu, Caballero menilai bahawa secara keseluruhan Stones tampil baik. John Stones seperti sudah berada di sini selama tiga atau empat tahun. Penting buat kami untuk bermain bersama lebih kerap, kata Caballero. Pep Guardiola punya sejarah menukar posisi pemain mengikuti seleranya sendiri. Di Manchester City, Aleksandar Kolarov diubah dari bek kiri menjadi bek tengah.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s